No menu items!
0.6 C
Munich
Kamis, 26 November 20

Pengertian Kajao

Must read

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Dalam bahasa Bugis Kajao adalah cendekiawan, ilmuwan, terpelajar, atau orang yang memiliki keahlian tertentu dibanding yang lainnya. Seperti halnya filsuf Yunani Plato.

Pada masa pemerintahan Raja Bone ke-7 La Tenrirawe Bongkangnge dikenal seorang staf ahli kerajaan bidang politik dan pemerintahan, dia adalah Lamellong. Karena atas kemampuannya itu, maka raja memberinya gelar “Kajao”.

Karena beliau berasal dari sebuah kampung yang bernama Lalliddong (salah satu desa yang masuk wilayah administratif kecamatan Barebbo kabupaten Bone sekarang ini) maka lebih dikenal dengan sebutan “Kajaolalliddong”.

Pada masanya beliau disapa sebagai “Panre Bicara” (pandai bicara). Apabila ada masalah antara kerajaan Bone dengan kerajaan lainnya maka dialah yang mewakili raja Bone. Dan atas kepandaiannya berbicara dan kebijakannya yang dapat diterima lawan diplomasinya maka Kajaolalliddong sering juga disebut “Diplomat ulung dari Tanah Bugis”.

Di samping itu Kajaolalliddong dikenal juga sebagai seorang yang ahli strategi pemerintahan dan perang.

Karena itu, istilah kajao merupakan pemberian gelar yang diberikan raja kepada Lamellong. Petuah-petuah sang kajao banyak diteliti dan dipelajari penulis-penulis barat seperti Belanda dan Perancis namun pada umumnya tidak diangkat dipermukaan.

Di kalangan bugis Bone sering kita dengar “kajao-kajao” atau “nenek-nenek” artinya perempuan yang sudah tua. Kemudian “lato’-lato’ atau “kakek-kakek” artinya laki-laki yang sudah tua.

Padahal Lamellong berjenis kelamin laki-laki. Mengapa tidak digelar sebagai Latolliddong? Bukanlah Kajaolalliddong ?.

Barangkali argumentasinya seperti ini, bahwa maju-mundurnya sebuah rumah tangga, perempuan (isteri) memiliki peranan yang sangat penting, bahkan perempuan bisa mengubah sebuah negara.

Perempuan memiliki kemampuan yang dapat mempengaruhi laki-laki (suami). Itulah sebabnya sehingga Lamellong bukan digelar Latolliddong tetapi Kajaolliddong.

Berita sebelumyaMakna Daeng dalam Strata Bugis
Berita berikutnyaOsong Arung Sailong
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Sejarah Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone

Ass.Al.Wr.Wb.. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Awangpone Kab.Bone provinsi Sulawesi Selatan. Awangpone adalah sebuah kecamatan yang ada di kabupaten Bone. Kecamatan Awangpone...

Terpopuler

Filosofi huruf lontara

Lontara' adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara...

Contoh Percakapan Bugis

Berikut ini disajikan contoh percakapan bahasa Bugis sehari-hari beserta artinya. Agar kosakata yang disajikan dapat diucapkan dengan baik dan benar maka terdapat 3 poin...

Mengungkap Misteri Kerajaan Gaib Sungai Walenae

Sungai Walenae yang melintasi wilayah kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng, berhubungan erat dengan sungai Cenrana di wilayah Bone yang bermuara di Teluk Bone. Kedua...

Pepatah Bugis Klasik

Pepatah merupakan pribahasa yang berisi nasihat atau ajaran yang diwariskan dari orang-orang terdahulu. Pepatah ini biasanya diungkapkan dalam berbagai kegiatan dalam suasana riang gembira. Contoh: Baik...

Benarkah Ada Wali Tujuh di Sulawesi Selatan?

Apabila di Jawa ada istilah "Wali Songo" atau "Wali Sembilan", maka di Sulawesi Selatan dikenal istilah "Wali Pitu" atau "Wali Tujuh" yang bahkan lengkap...