No menu items!
14.4 C
Munich
Senin, 21 September 20

Museum yang terdapat di Kabupaten Bone

Must read

Apakah Anda masih menggunakan buku dan pena untuk mencatat hal hal penting?

Ketika tangan sedang menggunakan suatu alat maka otak juga menggunakannya. Mencatat dengan tangan adalah cara yang ampuh untuk memaksimalkan kemampuan otak untuk mengingat informasi. Mencatat...

Lagu Anak : Gembira di Desa

Lagu Anak: GEMBIRA DI DESA Sungguh indah alam di desa Kampung halamanku berseri-seri Bila malam menjelang tiba Kududuk menanti bulan purnama Ayah Bunda pun bernyanyi Menghibur hatiku Esok hari berganti Seruling gembala...

Adab Bersendawa yang Perlu Diketahui

Bersendawa (bugis : Mattingkaro) biasanya terjadi setalah kita selesai makan atau minum sesuatu. Bersendawa akan muncul spontan saat kita merasa kenyang. Sebenarnya hal ini...

Masjid Tua di Amerika yang Masih Berdiri Kukuh Sampai Sekarang

Seberapa besar jumlah penduduk Muslim di Amerika bukanlah pertanyaan yang mudah dijawab. Pemerintah Federal sendiri tidak punya angka yang resmi, sebagian karena Jawatan Sensus...

Museum adalah tempat untuk menyimpan koleksi milik individu, keluarga atau institusi. Benda-benda yang disimpan biasanya merupakan karya seni dan benda-benda yang langka,atau benda-benda yang memiliki nilai sejarah.

Museum berfungsi untuk untuk menyimpan, merawat, mengamankan dan memanfaatkan koleksi museum berupa benda cagar budaya. Sejak tahun 1977, setiap tanggal 18 Mei diperingati sebagai Hari Museum Internasional.

Kabupaten Bone sebagai bekas kerajaan besar yang pernah ada, tentu banyak memiliki koleksi peninggalan benda-benda kerajaan. Kabupaten Bone sampai saat ini terdapat 2 buah museum, di antaranya :

1.MUSEUM LA PAWAWOI

Museum La Pawawoi terletak di pusat kota Watampone. Tempat ini sering dikunjungi terlebih bagi mereka yang ingin mengetahui lebih dalam tentang kejayaan Bone masa lampau.

Di museum ini terdapat berbagai koleksi benda peninggalan Kerajaan Bone yang masih terawat dengan baik. Benda-benda tersebut merupakan bukti kebesaran Kerajaan Bone masa lalu.

Museum La Pawawoi merupakan bangunan bekas Istana La Mappunyolukki Raja Bone ke-32. Bangunan ini berdiri di lahan 600 m² dengan luas 150 m² yang terletak di Jl. MH. Thamrin No. 9 Watampone, Kecamatan Tenete Rianttang Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan 602.

Museum ini didirikan sejak 5 Januari 1971 oleh Bupati Bone, H. Suaib. Penamaan museum ini menjadi La Pawawoi diambil dari nama raja Bone ke-31 yang merupakan salah satu pahlawan Nasional yaitu La Pawawoi Karaeng Sigeri.

La Pawawo lahir pada tahun 1935 dan merupakan pahlawan Bone melawan Belanda. Museum ini diresmikan pada tanggal 14 April 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Daoed Yoesoef.

Museum La Pawawoi memiliki koleksi kurang lebih 331, adapun benda – benda yang ada di museum La Pawawoi adalah adalah Bessi Sikkoi atau besi berupa cincin yang saling mengait, Lanreseng atau landasan untuk menempa besi milik Raja Bone kedua, koleksi peralatan milik Raja dan istana, duplikat rambut Arung Palakka dan foto-foto raja Bone dengan keturunannya.

Selain itu benda-benda bersejarah yang terdapat di museum La Pawawoi, yaitu:

1.Peralatan Upacara Penjemputan
2.Peralatan Makan untuk Raja
3.Peralatan Bissu dan Upacara Spiritual
4.Peralatan Perkawinan
5.Peralatan Tenun
6.Peralatan Perang
7.Duplikat Payung Emas (aslinya disimpan di Museum Arajangnge yang terletak berdampingan dengan Rumah Jabatan Bupati Bone)
8.Duplikat Selempang Emas (aslinya disimpan di Museum Arajangnge)
9.Stempel Kerajaan
10.Pakaian Adat
11.Peralatan Nelayan
12.Peralatan Musik Tradisional
13.Duplikat Mahkota Arung Palakka
14.Piagam VOC
15.Koleksi Mata Uang Kuno
16.Koleksi Keramik
17.Koleksi Buku Lontara
18.Koleksi Foto-foto Kerajaan

Museum La Pawawoi memiliki fasilitas ruangan yang terdiri dari:

• Ruang Pameran tetap

• Ruang Pamer temporer

• Ruang Konservasi

• Ruang Khusus koleksi Emas

• Toilet

2. MUSEUM ARAJANGNGE (MUSEUM ARUNG PALAKKA)

Museum Arajangnge atau Museum Arung Palakka letaknya berdampingan rumah Jabatan Bupati Bone. Dan hanya dibuka setahun sekali pada waktu acara HARI JADI BONE yang diperingati setiap tanggal 6 April tiap tahunnya.

Adapun benda-benda yang dipamerkan di museum Arajangnge antara lain :

1.Potongan Rambut Arung Palakka (setiap tahun rambut tersebut bertambah panjang dan ini bukan cerita )
2.Selempang Emas Arung Palakka
3.Perisai Pasukan Kerajaan
4.Sepasang Keris Pusaka
5.Tombak
6.Gendang

Keenam benda kerajaan tersebut di atas disucikan dengan proses ritual di Hari Jadi Bone.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Apakah Anda masih menggunakan buku dan pena untuk mencatat hal hal penting?

Ketika tangan sedang menggunakan suatu alat maka otak juga menggunakannya. Mencatat dengan tangan adalah cara yang ampuh untuk memaksimalkan kemampuan otak untuk mengingat informasi. Mencatat...

Lagu Anak : Gembira di Desa

Lagu Anak: GEMBIRA DI DESA Sungguh indah alam di desa Kampung halamanku berseri-seri Bila malam menjelang tiba Kududuk menanti bulan purnama Ayah Bunda pun bernyanyi Menghibur hatiku Esok hari berganti Seruling gembala...

Adab Bersendawa yang Perlu Diketahui

Bersendawa (bugis : Mattingkaro) biasanya terjadi setalah kita selesai makan atau minum sesuatu. Bersendawa akan muncul spontan saat kita merasa kenyang. Sebenarnya hal ini...

Masjid Tua di Amerika yang Masih Berdiri Kukuh Sampai Sekarang

Seberapa besar jumlah penduduk Muslim di Amerika bukanlah pertanyaan yang mudah dijawab. Pemerintah Federal sendiri tidak punya angka yang resmi, sebagian karena Jawatan Sensus...

Daftar Masjid Tua di Indonesia

Berikut ini daftar Masjid Tua dan Bersejarah di Indonesia yang dikutip dari berbagai sumber. Dan dimungkinkan masih banyak yang tidak tercatat di sini begitu...

Terpopuler

Filosofi huruf lontara

Lontara' adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara...

Contoh Percakapan Bugis

Berikut ini disajikan contoh percakapan bahasa Bugis sehari-hari beserta artinya. Agar kosakata yang disajikan dapat diucapkan dengan baik dan benar maka terdapat 3 poin...

Mengungkap Misteri Kerajaan Gaib Sungai Walenae

Sungai Walenae yang melintasi wilayah kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng, berhubungan erat dengan sungai Cenrana di wilayah Bone yang bermuara di Teluk Bone. Kedua...

Pepatah Bugis Klasik

Pepatah merupakan pribahasa yang berisi nasihat atau ajaran yang diwariskan dari orang-orang terdahulu. Pepatah ini biasanya diungkapkan dalam berbagai kegiatan dalam suasana riang gembira. Contoh: Baik...

Benarkah Ada Wali Tujuh di Sulawesi Selatan?

Apabila di Jawa ada istilah "Wali Songo" atau "Wali Sembilan", maka di Sulawesi Selatan dikenal istilah "Wali Pitu" atau "Wali Tujuh" yang bahkan lengkap...