No menu items!
13.9 C
Munich
Jumat, 18 September 20

Lagu Bugis Tudang Ale-ale

Must read

Lagu Anak : Gembira di Desa

Lagu Anak: GEMBIRA DI DESA Sungguh indah alam di desa Kampung halamanku berseri-seri Bila malam menjelang tiba Kududuk menanti bulan purnama Ayah Bunda pun bernyanyi Menghibur hatiku Esok hari berganti Seruling gembala...

Adab Bersendawa yang Perlu Diketahui

Bersendawa (bugis : Mattingkaro) biasanya terjadi setalah kita selesai makan atau minum sesuatu. Bersendawa akan muncul spontan saat kita merasa kenyang. Sebenarnya hal ini...

Masjid Tua di Amerika yang Masih Berdiri Kukuh Sampai Sekarang

Seberapa besar jumlah penduduk Muslim di Amerika bukanlah pertanyaan yang mudah dijawab. Pemerintah Federal sendiri tidak punya angka yang resmi, sebagian karena Jawatan Sensus...

Daftar Masjid Tua di Indonesia

Berikut ini daftar Masjid Tua dan Bersejarah di Indonesia yang dikutip dari berbagai sumber. Dan dimungkinkan masih banyak yang tidak tercatat di sini begitu...

Meskipun manusia sebagai mahluk yang paling sempurna diciptakan Tuhan, namun manusia tak luput dari segala kekurangannya. Dalam menjalani hidup, manusia dituntut melakukan hubungan sosial antara satu dan yang lainnya.

Tentu saja dalam hubungan sosial itu tidak terbatas hanya dalam pemenuhan jasmani saja melainkan kebutuhan rohani juga harus menjadi perioritas yang tidak bisa disepelekan.

Cinta adalah salah satu contoh kebutuhan rohani, yang meskipun sifatnya abstrak namun bisa berdampak pada jasmani manusia itu sendiri. Manusia hanya berencana Tuhan yang menentukan.

Rezeki dari sesama manusia Tuhan jua yang menentukan. Jodoh Tuhan pula yang menentukan namun manusia harus berusaha mencarinya. Kalaupun usaha itu gagal Anda harus memulai lagi. Kalau gagal lagi itulah nasib. Jalani dengan sabar dan tabah.

Tapi jangan dulu cepat bersedih dan berputus asa apabila kita menghadapi dan selalu dirundung kegagalan. Banyak cara melawannya, salah satunya senantiasa berpikir positif tanpa harus menyalahkan diri sendiri dan orang lain.

Hiburlah diri sendiri sebagaimana cara orang Bugis menantang rindu seperti lirik lagu di bawah.

TUDANG ALE-ALE

tudangnga ale-aleku
napole anging laloe
kuengerangngi jancitta
jancitta purallaloe 2x

narekko wenni polei
tabbajo riolo matakku
wenni mancaji nippi
esso mancaji sengereng 2x

marunnu wae matakku
turung mitti ri piliku 2x
kucapu campa aroku
pura makkuni totoku

sabbara’ na usukkuru
umattunru-tunru toto
tea sara ininnawa
nakutudang takkajenne 2x

Terjemahan bebas:

kala kududuk sendiri
angin datang berembus
tiba-tiba teringat janji
janji kita yang telah lalu

kala malam tiba
terbayang di depan mataku
malam jadi mimpi
siang jadi kenangan

berlinang air mataku
jatuh membasahi pipiku
kuhanya dapat mengelus dada
beginilah nasibku

Kuhanya bersabar dan bersyukur
menjalani hidup ini
tanpa rasa penyesalan
terpesona dalam kenang

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Lagu Anak : Gembira di Desa

Lagu Anak: GEMBIRA DI DESA Sungguh indah alam di desa Kampung halamanku berseri-seri Bila malam menjelang tiba Kududuk menanti bulan purnama Ayah Bunda pun bernyanyi Menghibur hatiku Esok hari berganti Seruling gembala...

Adab Bersendawa yang Perlu Diketahui

Bersendawa (bugis : Mattingkaro) biasanya terjadi setalah kita selesai makan atau minum sesuatu. Bersendawa akan muncul spontan saat kita merasa kenyang. Sebenarnya hal ini...

Masjid Tua di Amerika yang Masih Berdiri Kukuh Sampai Sekarang

Seberapa besar jumlah penduduk Muslim di Amerika bukanlah pertanyaan yang mudah dijawab. Pemerintah Federal sendiri tidak punya angka yang resmi, sebagian karena Jawatan Sensus...

Daftar Masjid Tua di Indonesia

Berikut ini daftar Masjid Tua dan Bersejarah di Indonesia yang dikutip dari berbagai sumber. Dan dimungkinkan masih banyak yang tidak tercatat di sini begitu...

Lagu Bugis Seddi Pariama

Seddi Pariama Lagu Bugis dengan judul Seddi Pariama diciptakan oleh Mursalim. Seddi Pariama artinya sepuluh tahun atau satu dekade. Lagu ini mengisahkan tentang budaya Bugis di...

Terpopuler

Filosofi huruf lontara

Lontara' adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara...

Contoh Percakapan Bugis

Berikut ini disajikan contoh percakapan bahasa Bugis sehari-hari beserta artinya. Agar kosakata yang disajikan dapat diucapkan dengan baik dan benar maka terdapat 3 poin...

Mengungkap Misteri Kerajaan Gaib Sungai Walenae

Sungai Walenae yang melintasi wilayah kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng, berhubungan erat dengan sungai Cenrana di wilayah Bone yang bermuara di Teluk Bone. Kedua...

Pepatah Bugis Klasik

Pepatah merupakan pribahasa yang berisi nasihat atau ajaran yang diwariskan dari orang-orang terdahulu. Pepatah ini biasanya diungkapkan dalam berbagai kegiatan dalam suasana riang gembira. Contoh: Baik...

Benarkah Ada Wali Tujuh di Sulawesi Selatan?

Apabila di Jawa ada istilah "Wali Songo" atau "Wali Sembilan", maka di Sulawesi Selatan dikenal istilah "Wali Pitu" atau "Wali Tujuh" yang bahkan lengkap...