No menu items!
2.6 C
Munich
Rabu, 25 November 20

Corona mengajak kita hidup sederhana

Must read

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Dampak wabah virus Corona tidak hanya merugikan sisi kesehatan, bahkan turut mempengaruhi perekonomian negara-negara di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia.

Ekonomi dunia dipastikan melambat, menyusul penetapan dari WHO yang menyebutkan wabah Corona sebagai pandemi yang mempengaruhi dunia usaha. Di Indonesia, pemerintah pun mencoba melakukan berbagai upaya untuk menekan dampak virus Corona terhadap industri.

Beberapa stimulus ekonomi diluncurkan, bahkan Presiden meminta seluruh pihak untuk melakukan social distancing termasuk Work From Home dan memutuskan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar sampai pembatasan yang sifatnya ibadah.

Dalam kondisi seperti ini supaya masih bisa bertahan hidup tak ada jalan lain selain melakukan gerakan penghematan dan pengekangan. Memaksa para pecandu foya-foya untuk mengekang apa yang diinginkan.

Ciri hidup sederhana yaitu adanya perasaan puas dan cukup terhadap apa yang dibutuhkan, bukan apa yang diinginkan. Gaya hidup sederhana dipandang sebagai suatu perjalanan menuju transformasi rohani, yakni keadaan di mana bersahaja adalah berkecukupan, kebahagiaan sejati berada di dalam diri, dan berkekurangan adalah berkelimpahan.

Pemakaian barang-barang secara berlebihan atau tidak sepantasnya secara sadar dan berkelanjutan menjadikan manusia menjadi pecandu dari suatu produk. Kebiasaan ini pula umumnya terjadi pada golongan borjuis

Sehingga ketergantungan tersebut tidak dapat atau susah untuk dihilangkan. Sifat konsumtif yang ditimbulkan akan menjadikan penyakit jiwa yang tanpa sadar menjangkiti manusia dalam kehidupannya.

Corona mengajak gaya hidup yang membatasi aspek-aspek kebendaan dalam hidup sehari-hari sampai ke taraf yang sangat terbatas dan bersahaja. Hal ini mencakup tindakan-tindakan seperti berpakaian sederhana dan terbatas, bahkan menyantap hidangan sederhana dalam jumlah terbatas.

Untung saja kehadiran Ramadan di tengah pandemi Virus Corona terasa sangat mengoyak sendi-sendi ekonomi. Kendati demikian corona mengajak kita untuk hidup sederha.

Dengan puasa di bulan suci Ramadan ini bertujuan pengekangan diri dari sebuah keinginan untuk mencapai sebuah tujuan. Sebagai usaha pengekangan diri dari sebuah keinginan yang berlebihan.

Sepatutnya kita semua harus bersyukur kepada Allah SWT atas pertolongan-Nya dengan kehadiran bulan suci ini. Tidak hanya bagaimana kita harus saling berbagi tetapi juga mengurangi beban ekonomi yang sedang melanda. Terima kasih Ya Allah … Terima kasih Ya Ramadan.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Sejarah Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone

Ass.Al.Wr.Wb.. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Awangpone Kab.Bone provinsi Sulawesi Selatan. Awangpone adalah sebuah kecamatan yang ada di kabupaten Bone. Kecamatan Awangpone...

Terpopuler

Filosofi huruf lontara

Lontara' adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara...

Contoh Percakapan Bugis

Berikut ini disajikan contoh percakapan bahasa Bugis sehari-hari beserta artinya. Agar kosakata yang disajikan dapat diucapkan dengan baik dan benar maka terdapat 3 poin...

Mengungkap Misteri Kerajaan Gaib Sungai Walenae

Sungai Walenae yang melintasi wilayah kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng, berhubungan erat dengan sungai Cenrana di wilayah Bone yang bermuara di Teluk Bone. Kedua...

Pepatah Bugis Klasik

Pepatah merupakan pribahasa yang berisi nasihat atau ajaran yang diwariskan dari orang-orang terdahulu. Pepatah ini biasanya diungkapkan dalam berbagai kegiatan dalam suasana riang gembira. Contoh: Baik...

Benarkah Ada Wali Tujuh di Sulawesi Selatan?

Apabila di Jawa ada istilah "Wali Songo" atau "Wali Sembilan", maka di Sulawesi Selatan dikenal istilah "Wali Pitu" atau "Wali Tujuh" yang bahkan lengkap...