No menu items!
4.4 C
Munich
Rabu, 25 November 20

Belanja di Warung Tetangga Wujud Kearifan Lokal Bugis

Must read

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Agar pelaku usaha warung klontong dan kios tetap eksis dan dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya di tengah pandemi covid-19.

Ajakan tersebut berdasarkan Imbauan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 443.2/2930/DK-UKM dan Imbauan Bupati Bone Nomor 700/822/V/EKON

Ajakan kepada khalayak ramai untuk kembali membudayakan berbelanja di warung tradisional milik tetangga, salah satu kearifan lokal yang perlu dilestarikan dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan usaha kecil menengah.

Sebenarnya apa keuntungan yang kita peroleh jika kita belanja di “Warung Tetangga”. Ketika kita membeli di warung tetangga, selain dekat, juga ada interaksi sosial bukan sekadar transaksi barang.

Kelebihan lain, yaitu harga di warung tetangga yang relatif lebih murah, hemat ongkos parkir, bensin serta waktu. Dari sisi perekonomian kita dapat menumbuhkan, membantu pemerataan perekonomian, serta memberdayakan masyarakat.

Bayangkan betapa bahagianya tetangga pemilik warung saat kita belanja senilai misalnya 50 ribu, padahal nilai ini tidak ada artinya jika kita belanja di swalayan besar.

Melalui warung tetangga pula ratusan sales berdatangan, sehingga membantu mempertahankan lapangan pekerjaan.

Selain itu terdapat nilai silaturahmi antar tetangga sehingga lebih mengetahui kondisi tetangga, bisa mengerti kondisi kampung serta perubahan-perubahan yang terjadi di kampung.

Terlebih di tengah pandemi covid-19 Inilah wujud kepedulian kita dari sisi kemanusiaan jika berbelanja di Warung Tetangga.

Belanja di warung tetangga salah satu bentuk kearifan lokal Bugis di masa lalu yang pernah dicanangkan La Temmassonge Raja Bone ke-22 yang memerintah dalam tahun 1749-1775 Masehi. Beliau pula yang memasyarakatkan siar-siar ekonomi dengan membangun pasar-pasar tradisional.

Dalam Bugis dikenal konsep ekonomi SIPATUO artinya terciptanya interaksi antar satu sama lain dan saling membantu memenuhi kebutuhan hidup. Hal itu sesuai pula falsafah Sipatuo Sipatokkong yakni saling menghidupkan dan menegakkan. (Murs).

Berita sebelumyaBalada Manusia Bugis
Berita berikutnyaPappaseng Bugis
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Sejarah Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone

Ass.Al.Wr.Wb.. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Awangpone Kab.Bone provinsi Sulawesi Selatan. Awangpone adalah sebuah kecamatan yang ada di kabupaten Bone. Kecamatan Awangpone...

Terpopuler

Filosofi huruf lontara

Lontara' adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara...

Contoh Percakapan Bugis

Berikut ini disajikan contoh percakapan bahasa Bugis sehari-hari beserta artinya. Agar kosakata yang disajikan dapat diucapkan dengan baik dan benar maka terdapat 3 poin...

Mengungkap Misteri Kerajaan Gaib Sungai Walenae

Sungai Walenae yang melintasi wilayah kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng, berhubungan erat dengan sungai Cenrana di wilayah Bone yang bermuara di Teluk Bone. Kedua...

Pepatah Bugis Klasik

Pepatah merupakan pribahasa yang berisi nasihat atau ajaran yang diwariskan dari orang-orang terdahulu. Pepatah ini biasanya diungkapkan dalam berbagai kegiatan dalam suasana riang gembira. Contoh: Baik...

Benarkah Ada Wali Tujuh di Sulawesi Selatan?

Apabila di Jawa ada istilah "Wali Songo" atau "Wali Sembilan", maka di Sulawesi Selatan dikenal istilah "Wali Pitu" atau "Wali Tujuh" yang bahkan lengkap...