No menu items!
4.9 C
Munich
Selasa, 24 November 20

Makna Lirik Lagu Indo’ Logo

Must read

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Indo’ Logo merupakan lagu daerah etnis Bugis di Sulawesi Selatan. Sampai saat ini tidak diketahui siapa penciptanya (NN). Seperti halnya lagu Ininnawa Sabbarae hingga saat ini juga tidak diketahui penciptanya. Namun kedua lagu ini tak lekang masa. Yang jelas kedua lagu ini memiliki makna filosofi yang cukup tinggi.

Perbedaannya terletak pada liriknya, lagu Indo’ Logo bernafaskan cinta sedang lagu Ininnawa Sabbarae bernafaskan petuah, prilaku, dan kepribadian.

Pada umumnya lagu-lagu Bugis yang bernilai filosofi mampu bertahan sampai saat ini. Karena lirik-liriknya yang unik dengan kosakata yang murni bahasa Bugis yang sarat dengan petuah.

Salah satu ciri khas lagu Bugis kuno adalah tidak mempunyai refrein (pengulangan bagian tengah). Tidak seperti lagu Bugis lainnya yang diciptakan belakangan.

Lagu Indo Logo ini memiliki nuansana filofis, di mana kerinduan (cinta) dimanifestasikan sebagai puisi yang diungkapkan dalam bentuk syair.

Lagu ini menceritakan dua kenangan yang terpendam di dalam hati seseorang. Kenangan yang menghasilkan kerinduan itu diibaratkan sebagai gunung, sebagai sesuatu yang berjiwa, di mana kerinduan tersebut diposisikan.

Gunung di sini diibaratkan metafora dari suatu keangkuhan dan ketinggian hati yang disebabkan karena adanya jarak sosial dan kultural yang membentang di antara dua anak manusia. Kenangan kerapkali membuat seseorang menutup diri dan tidak mau bertegur sapa. Keduanya terbelenggu dalam situasi keterasingan.

Namun, saat tegur sapa itu sudah mencair, gunung sekukuh dan sekuat apapun akan runtuh oleh lahar yang mengalir keluar dari sela-selanya, yang akan menghancurkan segalanya. Berikut liriknya.

Indo’ Logo

Dua bulu’ samanna mattetongeng Indo’Logo
Kegasi samanna ri onroi, alla ri onroi
Palettu Sengereng

Sengerengmu samanna pada bulu, Indo’Logo
Adammu samanna si lappae, alla si lappae
Ruttungeng maneng ngi

Bulu’e samanna maruttutona, Indo’Logo
Tanete samanna leppa tona, alla leppa tona
Nataro uddani

Uddaniki samanna appasekki, Indo’ Logo
Lettugi samanna telletugi, alla telletugi
Ko mappasemmuki

Terjemahan dalam Bahasa Indonesia

Dua gunung bagaikan berdampingan, Indo’ Logo
Yang mana lagi bisa kita tempati, alla di tempati
Sebagai penyambung kenangan

Kenanganmu bagaikan setinggi gunung, Indo’Logo
Tutur katamu walau hanya sepata kata, alla sepatah kata
Runtuhkan segalanya

Gunung bagaikan sudah runtuh, Indo’ Logo
Bukit pun seperti rata semua, alla seperti rata semua
Karena kerinduan

Bila rindu kirimlah pesan, Indo’ Logo
Sampai atau tidak sampai , alla sampai atau tak sampai
Asalkan kamu berpesan

Itulah makna lirik lagu Indo’ Logo yang sampai sekarang ini bahkan hingga masa-masa datang tetap akan eksis. Takkan bisa tergerus dengan lagu-lagu Bugis lainnya.

Indo ’Logo is a Bugis ethnic song in South Sulawesi. Until now it is unknown who the creator (NN) is. Like the song Ininnawa Sabbarae until now also unknown creator. But these two songs are timeless. What is clear is that both of these songs have a high philosophical significance.

The difference lies in the lyrics, the Indo song ‘The logo breathes love while the song Ininnawa Sabbarae breathes advice, behavior, and personality.

In general, Bugis songs with philosophical value have survived to this day. Because the lyrics are unique with pure vocabulary of the Bugis language which is loaded with advice.

One characteristic of ancient Bugis songs is that they do not have a chorus. Unlike other Bugis songs that were created later.

The Indo Logo song has a philosophical nuance, in which longing (love) is manifested as poetry expressed in poetic form.

This song tells two memories buried deep in one’s heart. Memories that produce yearning are compared to mountains, as souls, where the longings are positioned.

The mountain here is likened to a metaphor of arrogance and elevation caused by the social and cultural distance that runs between two human children. Memories often make a person shut down and don’t want to say hello. Both are shackled in a situation of alienation.

However, when the greeting had melted, the mountain as strong and as strong as it would collapse by lava flowing out of its sidelines, which would destroy everything. Here are the lyrics.

Indo ‘Logo

Two feathers ‘samanna mattetongeng Indo’ Logo
Kegasi samanna ri onroi, alla ri onroi
Palenger Sengereng

Sengerengmu samanna in feathers, IndoLogo
Adammu samanna the lappae, alla the lappae
Ruttungeng maneng ngi

Bulu’e samanna maruttutona, Indo’Logo
Tanete samanna leppa tona, alla leppa tona
Nataro uddani

Uddaniki samanna appasekki, Indo ’Logo
Lettugi samanna telletugi, alla telletugi
Ko mappasemmuki

****************

INDO’ LOGO

Two mountains like side by side, Indo ’Logo
Which one can we occupy, alla occupied
As a connector for memories

Your memories are as high as a mountain, IndoLogo
You say even if it’s just one word, alla a word
Tear down everything

The mountain seems to have fallen, Indo ’Logo
Even the hills are flat, alla is flat
Because of longing

If you want to send a message, Indo ’Logo
Until or not until, alla until or not yet
As long as you order

That is the meaning of the lyrics of the Indo song ‘Logo which until now even in the future will still exist. It can’t be eroded with other Bugis songs.

Berita sebelumyaMantra Bugis
Berita berikutnyaLagu Lisu Massikola Paimeng
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Sejarah Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone

Ass.Al.Wr.Wb.. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Awangpone Kab.Bone provinsi Sulawesi Selatan. Awangpone adalah sebuah kecamatan yang ada di kabupaten Bone. Kecamatan Awangpone...

Terpopuler

Filosofi huruf lontara

Lontara' adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara...

Contoh Percakapan Bugis

Berikut ini disajikan contoh percakapan bahasa Bugis sehari-hari beserta artinya. Agar kosakata yang disajikan dapat diucapkan dengan baik dan benar maka terdapat 3 poin...

Mengungkap Misteri Kerajaan Gaib Sungai Walenae

Sungai Walenae yang melintasi wilayah kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng, berhubungan erat dengan sungai Cenrana di wilayah Bone yang bermuara di Teluk Bone. Kedua...

Pepatah Bugis Klasik

Pepatah merupakan pribahasa yang berisi nasihat atau ajaran yang diwariskan dari orang-orang terdahulu. Pepatah ini biasanya diungkapkan dalam berbagai kegiatan dalam suasana riang gembira. Contoh: Baik...

Benarkah Ada Wali Tujuh di Sulawesi Selatan?

Apabila di Jawa ada istilah "Wali Songo" atau "Wali Sembilan", maka di Sulawesi Selatan dikenal istilah "Wali Pitu" atau "Wali Tujuh" yang bahkan lengkap...