No menu items!
4.4 C
Munich
Rabu, 25 November 20

Asal usul Nama Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

Must read

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Cenrana adalah salah satu kecamatan dalam wilayah kabupaten Bone. Nama Cenrana lahir tidak lepas dari potensi alamiah daerah tersebut.

Sebagai mana diketahui kata Cenrana dalam bahasa Indonesia disebut Cendana, yaitu merupakan kayu bahan membuat wangi-wangian. Di masa lalu komoditi cendana ini sangat mahal.

Bau harum kayu cendana ini bisa bertahan sampai berabad-abad lamanya. Pada masa kerajaan Bone kayu ini biasa dibuat menjadi minyak dan baunya harum yang disebut “minynya’ cenrana” atau minyak cenrana.

Tak heran apabila jenasah-jenasah masa lalu dibalsem dengan minyak cenrana. Selain itu kayu cenrana (bugis:aju cenrana) digunakan sebagai rempah-rempah, bahan untuk dupa, bahkan kayunya dibuat untuk sarung badik dan keris.

Pohon cendana sebagaimana banyak juga yang tumbuh di daerah lain hidup dan tumbuh secara alamiah serta liar di hutan-hutan wilayah Bone khususnya di kawasan Cenrana.

Oleh karena itu, penamaan Cenrana tidak lepas dari kondisi dan potensi alamiah yang dimiliki wilayah tersebut. Banyaknya pohon cendana yang tumbuh di daerah tersebut sehingga menjadi nama daerah/tempat.

Selain tumbuhan cenrana, padi juga salah satu komuditas unggulan kerajaan Bone masa lalu. Padi sebagai produk pertanian telah diusahakan secara intensif mulai abad ke-16.

Olehnya itu kerajaan Bone dikenal mempunyai kantong-kantong pertanian yang salah satunya di sekitar sungai Cenrana dan wilayah sekitarnya.

Orang-orang dari kerajaan Mampu datang ke kerajaan Cenrana untuk membentuk lahan-lahan pertanian seperti ladang, kebun dan persawahan. Hal ini tidak lepas keberadaan sungai Cenrana yang menyuplai air.

Sungai Cenrana mempunya peran sangat besar, tak heran La Patau Matanna Tikka Raja Bone ke-16 fokus mempertahankan wilayah tersebut, bahkan ia membuat benteng dan dijadikan wilayah Cenrana sebagai ibukota kerajaan.

Konon, sebelumnya istana kerajaan berada di Tibojong namun karena wilayah Cenrana yang stategis untuk perdagangan La Patau Matanna Tikka memindahkan pusat pemerintahannya di Cenrana.

Keberadaan sungai cenrana yang bermuara di Teluk Bone menjadi jembatan perdagangan lokal dan internasional. Pedagang-pedagang dari Aceh, Cina, Vietnam, Jepang, dan Thailand masuk ke Cenrana melalui Teluk Bone.

Tak heran fragmen seperti serpihan keramik banyak ditemukan di sekitar bekas istana kerajaan Bone Balla. Bahan-bahan tersebut dibawa pedagang dari negeri Cina yang negerinya lebih dahulu berkembang.

Konon wilayah Cenrana ini sebelumnya merupakan wilayah kerajaan Soppeng. Hal itu berdasarkan cerita rakyat.

Dahulu kala masa pemerintahan raja Bone ke-7 La Tenrirawe Bongkangnge mempunyai seorang ahli bicara yaitu La Mellong.

Di mana saat itu diadakan sayembara antara kerajaan Bone dan Soppeng yang intinya dimenangkan oleh Bone atas kepiawaian La Mellong.

Cerita rakyat itu dikenal “arengnga Cenrana Walai Ganra ” artinya berikan cenrana kuambil ganra.

Ganra saat ini merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Soppeng sebelumnya masuk wilayah kerajaan Bone.

Dalam bahasa Bugis kuno Ganra diartikan sebagai alat pemintal benang yang berbentuk melingkar. Bahan untuk membuat ganra adalah kayu cendana atau aju cenrana.

Kecamatan Cenrana awalnya hanya sembilan desa, yaitu Panyiwi, Pacubbe, Watu, Nagauleng, Cenrana, Labotto, Pallime, Laoni, dan Latonro.

Dalam perkembangannya beberapa desa di Kecamatan Cenrana mengalami pemekaran sehingga sekarang ini terdiri 16 desa/kelurahan, yakni 1 kelurahan dan 15 desa.

Adapun daftar desa/kelurahan di kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone antara lain :
1. Kelurahan Ujung Tanah
2. Desa Pacubbe
3. Desa Panyiwi
4. Desa Latonro
5. Desa Watu
6. Desa Nagauleng
7. Desa Awang Cenrana
8. Desa Pallime
9. Desa Laoni
10.Desa Labotto
11.Desa Cakkeware
12.Desa Lebongnge
13.Desa Ajanglasse
14.Desa Pusungnge
15.Desa Pallae
16.Desa Watang Ta

Adapun keberadaan kecamatan Cenrana diperkuat oleh Peraturan Daerah Kabupaten Bone Nomor 5 Tahun 2008 Tentang Pembentukan Organisasi Kecamatan dan Kelurahan Kabupaten Bone.

Itulah hal ikhwal nama Cenrana sehingga menjadi nama salah satu kecamatan di kabupaten Bone hingga sekarang ini.

- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Muhammad Nur Atis, Ketua KKSS Kabupaten Tabalong Pulang Kampung

Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tabalong, provinsi Kalimantan Selatan Bapak Muhammad Nur Atis berencana membentuk Kerukunan Keluarga Masyarakat Bone (KKMB) di setiap...

Sejarah Kecamatan Ajangale

As.Al.Wr.Wbr. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Ajangale. Namun, sebelumnya saya mohon maaf atas segala kekhilapan. Ajangale merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten...

Kosakata Baru dalam KBBI

Seiring waktu, banyak istilah yang berkembang dalam kehidupan sehari-hari. Kata-kata tersebut akhirnya masuk ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). Tak hanya yang sering digunakan...

Sejarah Kecamatan Cenrana Kabupaten Bone

As.Al.Wr.Wb. Kali ini saya akan memaparkan sejarah singkat kecamatan Cenrana Kabupaten Bone, provinsi Sulawesi Selatan. Namun sebelumnya kami mohon maaf atas segala kekurangan. Cenrana adalah salah...

Sejarah Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone

Ass.Al.Wr.Wb.. Pada kesempatan ini, saya akan mengutarakan sejarah singkat kecamatan Awangpone Kab.Bone provinsi Sulawesi Selatan. Awangpone adalah sebuah kecamatan yang ada di kabupaten Bone. Kecamatan Awangpone...

Terpopuler

Filosofi huruf lontara

Lontara' adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara...

Contoh Percakapan Bugis

Berikut ini disajikan contoh percakapan bahasa Bugis sehari-hari beserta artinya. Agar kosakata yang disajikan dapat diucapkan dengan baik dan benar maka terdapat 3 poin...

Mengungkap Misteri Kerajaan Gaib Sungai Walenae

Sungai Walenae yang melintasi wilayah kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng, berhubungan erat dengan sungai Cenrana di wilayah Bone yang bermuara di Teluk Bone. Kedua...

Pepatah Bugis Klasik

Pepatah merupakan pribahasa yang berisi nasihat atau ajaran yang diwariskan dari orang-orang terdahulu. Pepatah ini biasanya diungkapkan dalam berbagai kegiatan dalam suasana riang gembira. Contoh: Baik...

Benarkah Ada Wali Tujuh di Sulawesi Selatan?

Apabila di Jawa ada istilah "Wali Songo" atau "Wali Sembilan", maka di Sulawesi Selatan dikenal istilah "Wali Pitu" atau "Wali Tujuh" yang bahkan lengkap...