No menu items!
12.2 C
Munich
Kamis, 22 Oktober 20

Apakah Anda masih menggunakan buku dan pena untuk mencatat hal hal penting?

Must read

Selamat Hari Kesaktian Pacasila

JANGAN LUPAKAN SEJARAH Banyak peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yang harus diingat oleh masyarakat apalagi generasi muda. Salah satunya adalah peristiwa Gerakan 30 September atau yang...

Daramatasia

Cerita I Daramatasia adalah salah satu cerita rakyat lisan yang ada di tengah-tengah masyarakat Bugis Sulawesi Selatan. Cerita ini masih hidup hingga sekarang apalagi...

Apakah Anda masih menggunakan buku dan pena untuk mencatat hal hal penting?

Ketika tangan sedang menggunakan suatu alat maka otak juga menggunakannya. Mencatat dengan tangan adalah cara yang ampuh untuk memaksimalkan kemampuan otak untuk mengingat informasi. Mencatat...

Lagu Anak : Gembira di Desa

Lagu Anak: GEMBIRA DI DESA Sungguh indah alam di desa Kampung halamanku berseri-seri Bila malam menjelang tiba Kududuk menanti bulan purnama Ayah Bunda pun bernyanyi Menghibur hatiku Esok hari berganti Seruling gembala...

Ketika tangan sedang menggunakan suatu alat maka otak juga menggunakannya. Mencatat dengan tangan adalah cara yang ampuh untuk memaksimalkan kemampuan otak untuk mengingat informasi.

Mencatat dengan tangan artinya juga menciptakan penyimpanan memori eksternal yang kuat: buku catatan Anda.

Membuat catatan dengan tangan membawa banyak keuntungan, dan termasuk dalam alat kognitif yang dimiliki setiap murid/siswa.

Saat ini kita hidup di era digital di mana kegiatan sehari-hari melibatkan komunikasi digital. Menguasai kemampuan mengetik dengan keyboard tentu juga keterampilan yang penting, dan alat serta aplikasi untuk komunikasi digital akan terus berkembang dan memiliki fungsinya masing-masing.

Tapi keyboard tidak memberikan umpan balik indra penyentuh ke otak, seperti kontak antara pena dan kertas. Ini adalah kunci untuk menciptakan hubungan saraf kompleks tangan-otak.

Meskipun laptop Anda mungkin tampak lebih cepat dan efisien, ada alasan bagus untuk selalu menyiapkan buku catatan dan pena.

Para peneliti menemukan bahwa pencatatan dengan papan ketik (keyboard) adalah pencatatan verbatim, kata demi kata, tanpa melakukan pemrosesan informasi. Ini disebut pencatatan “non-generatif”.

Sebaliknya, membuat catatan dengan tangan berarti membuat sistem kognitif aktif dalam meringkas, menceritakan kembali, mengatur, memetakan konsep dan kosakata. Singkatnya, mengatur ulang dan mengubah informasi menuju pemahaman yang lebih dalam.

Dengan mencatat menjadi ingat, yaitu keterlibatan aktif dalam memahami dan memaknai untuk refleksi lanjutan, bisa dengan belajar bersama atau berbagi catatan dengan pasangan lab atau teman sekelas sebagai perbandingan.

Ini bisa menjadi strategi belajar yang ampuh, karena proses pemahaman dapat terjadi lebih baik melalui proses berbicara.

Para ahli mengatakan membuat catatan membuat Anda berinteraksi dengan materi melalui cara yang berbeda, dan secara keseluruhan memperdalam pemahaman.

Baik tidaknya catatan tangan tergantung pada kefasihan tangan, yang berarti gabungan antara kemudahan dibaca dan kecepatan menulis. Catatan tangan yang baik adalah gabungan dari tulisan yang bersih, rapi dan terhubung, yang berarti tulisan latin atau huruf tegak bersambung, yang bisa mulai dipelajari pada kelas 2 SD.

Kefasihan tangan dilatih dengan pengajaran dan praktik di tahun-tahun awal sekolah. Dan itu juga membuka peluang berkelanjutan untuk mendapatkan pemahaman otentik, kemampuan literasi dan kemaksimalam ruang memori yang semuanya diperlukan dalam proses kognitif ketika membuat catatan tangan.

Kenaikan kelas dari kelas 3 ke kelas 4 merupakan lompatan besar bagi murid/siswa. Masuknya kurikulum sains, ilmu sosial, bahasa, seni dan matematika membuat anak-anak dituntut untuk segera menguasai kemampuan menulis dan membaca dengan baik.

Setiap kenaikan kelas, peningkatan tuntutan akademis juga menuntut kemampuan literasi yang lebih tinggi, kemampuan memahami informasi dalam format multi-sumber.

Termasuk Juga Kemampuan Membuat sketsa dan Menggambar

Leonardo da Vinci menulis: “… semakin detail deskripsi Anda, akan semakin bingung pembaca dan Anda akan semakin menjauhkan dia dari pengetahuan yang sedang dijelaskan. Maka, perlu dibuat gambar… selain deskripsi…”

Buku catatan da Vinci menunjukkan pikiran kreatif, rasa ingin tahu, jiwa inventif ilmuwan sains dan seni yang tak tertandingi, yang jauh lebih maju dari zamannya.

Buku catatan da Vinci menunjukkan pikiran kreatif, rasa ingin tahu, jiwa inventif ilmuwan sains dan seni yang tak tertandingi, yang jauh lebih maju dari zamannya.

Ketika orang merepresentasikan pengetahuan secara visual, mereka dapat memperdalam pemahaman tentang konsep, seperti siklus dan hubungan misalnya. Hasilnya, beberapa peneliti kognitif menganjurkan untuk mengajarkan berbagai cara memahami pengetahuan sejak usia dini.

Sementara itu, Florence Nightingale dikenang atas kontribusinya dalam mereformasi kedokteran melalui pengamatan, dokumentasi, pencatatan, dan penulisannya yang terperinci dan cermat. Dia berjasa karena membuat diagram lingkaran untuk menjelaskan informasi-informasi tersebut.

Saya memberi tugas kepada siswa saya, yang sedang mempersiapkan diri menjadi guru. Tugasnya adalah membuat sketsa tata letak kelas tempat mereka mengajar.

Mereka juga membuat catatan tulisan tangan yang direkam dalam template Cornell. Mereka ditugasi menafsirkan apa yang terjadi di kelas. Proses pendokumentasian ini memberikan landasan yang baik untuk review atau refleksi nanti dan berteori tentang pekerjaan guru kelas.

Jika menulis adalah persyaratan profesi Anda baik di jurnalisme, mengajar, arsitektur, teknik, fashion dan banyak lagi, Anda sudah tahu manfaat dan pentingnya membuat catatan dan membuat sketsa.

Mencatat dengan tangan membuat Anda bisa jadi lebih detail, orisinal, dan lebih memperhatikan cara mendokumentasikan informasi.

Banyak orang senang menyimpan segala jenis kalender, organizers, kartu dan catatan, daftar, dan menulis cerita keluarga untuk generasi berikutnya. Semua dilakukan dengan tangan, baru kemudian dipamerkan secara digital.

Untuk siswa yang serius, mencatat adalah alat kognitif dan teknik belajar yang sangat diperlukan. Menciptakan sirkuit saraf untuk ingatan dan makna melalui kompleks otak-tangan adalah kunci untuk memahami pentingnya catatan tulisan tangan. (BBC)

Berita sebelumyaLagu Anak : Gembira di Desa
Berita berikutnyaDaramatasia
- Advertisement -

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest article

Selamat Hari Kesaktian Pacasila

JANGAN LUPAKAN SEJARAH Banyak peristiwa penting dalam sejarah Indonesia yang harus diingat oleh masyarakat apalagi generasi muda. Salah satunya adalah peristiwa Gerakan 30 September atau yang...

Daramatasia

Cerita I Daramatasia adalah salah satu cerita rakyat lisan yang ada di tengah-tengah masyarakat Bugis Sulawesi Selatan. Cerita ini masih hidup hingga sekarang apalagi...

Apakah Anda masih menggunakan buku dan pena untuk mencatat hal hal penting?

Ketika tangan sedang menggunakan suatu alat maka otak juga menggunakannya. Mencatat dengan tangan adalah cara yang ampuh untuk memaksimalkan kemampuan otak untuk mengingat informasi. Mencatat...

Lagu Anak : Gembira di Desa

Lagu Anak: GEMBIRA DI DESA Sungguh indah alam di desa Kampung halamanku berseri-seri Bila malam menjelang tiba Kududuk menanti bulan purnama Ayah Bunda pun bernyanyi Menghibur hatiku Esok hari berganti Seruling gembala...

Adab Bersendawa yang Perlu Diketahui

Bersendawa (bugis : Mattingkaro) biasanya terjadi setalah kita selesai makan atau minum sesuatu. Bersendawa akan muncul spontan saat kita merasa kenyang. Sebenarnya hal ini...

Terpopuler

Filosofi huruf lontara

Lontara' adalah aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Lontara sendiri berasal dari kata lontar yang merupakan salah satu jenis tumbuhan yang ada di Sulawesi Selatan. Istilah lontara...

Contoh Percakapan Bugis

Berikut ini disajikan contoh percakapan bahasa Bugis sehari-hari beserta artinya. Agar kosakata yang disajikan dapat diucapkan dengan baik dan benar maka terdapat 3 poin...

Mengungkap Misteri Kerajaan Gaib Sungai Walenae

Sungai Walenae yang melintasi wilayah kabupaten Bone, Wajo, dan Soppeng, berhubungan erat dengan sungai Cenrana di wilayah Bone yang bermuara di Teluk Bone. Kedua...

Pepatah Bugis Klasik

Pepatah merupakan pribahasa yang berisi nasihat atau ajaran yang diwariskan dari orang-orang terdahulu. Pepatah ini biasanya diungkapkan dalam berbagai kegiatan dalam suasana riang gembira. Contoh: Baik...

Benarkah Ada Wali Tujuh di Sulawesi Selatan?

Apabila di Jawa ada istilah "Wali Songo" atau "Wali Sembilan", maka di Sulawesi Selatan dikenal istilah "Wali Pitu" atau "Wali Tujuh" yang bahkan lengkap...