Di Timur salassana Bone
Ketika durjana menyerang
Tembakan tumbukan meriam
bangkitkan lelap huru hara

Tubuh-tubuh itu bergelimpang
Jasad-jasad kesumah berguling
Menghias bunda paretiwi
Hati ini menangis
Menangis
Menangis
Murka

Petta Ponggawae …
Panglima Laskar kedaton Bone
Temmennajae Sunge
Engkau kibarkan Samparajae
menjulang menusuk angkasa
Tana Bone

Petta Ponggawae ….
Panglima Temmennajai Sunge
Engkau sulut kelincahan
di panggung medan Laga

Petta Ponggawae ….
Jelang hari yang subuh
kubesuk laut darahmu
Kugenggam bunga berharga
Dalam kelam kulihat semangatmu
Kian gelap makin cahaya

Bunga Rosi mekar sepeninggal
Berjalan di subuh merah
Mengarung air mengalir deras
Menatap laki bersimbah darah
Petta Ponggawae
Petta ponggawae
Petta Ponggawae
Aku Cinta baktimu.

Petta Ponggawae….
Panglima betta Massola-Solae
Temmennajae sunge
Putra mahkota Mangkau
Kini terbaring sunyi
ri wanua Matuju