Beliau adalah OrangTua dan Guruku

639

Beberapa hari yang lalu saya bertemu Sang Maestro. Beliau adalah Andi Najamuddin Petta Ile yang selama ini tempat kami berguru tentang Adat dan Budaya Bugis. Setelah itu, hasil pembelajaran dari Beliau kami tuangkan dalam narasi.

Beliau ORANGTUAKU dan GURUKU ” Tarimakasi’ Paddissengetta Puang ” begitu kataku.

Beliau adalah Manusia Bugis Bertalenta, di saat mudanya pandai berkesenian menyanyi dan menari. Beliau salah seorang Olahragawan Pelatih Senam di Kabupaten Bone hingga provinsi. Paham tentang arti dan makna aksara Bugis. Pengabdiannya terhadap negara pernah: Guru, Kepala Sekolah, Kasi Bimudora, Kepala UPTD Pendidikan, dan saat ini Sekretaris di Dewan Adat Bone. Beliau adalah penyusun Tata Cara Pernikahan Adat Bone.

“Iyapa naullé taué mabbaine narékko naulléni magguli-lingiwi dapurengngé wékka pitu”

Artinya: apabila seseorang ingin beristeri, harus sanggup mengelilingi dapur tujuh kali”. Di sini dapur merupakan perlambang dari masalah pokok dalam kehidupan rumah tangga. Sedangkan tujuh kali merupakan padanan terhadap jumlah hari yang juga tujuh (Senin s/d Minggu).

Maksudnya, sebelum berumah tangga supaya memiliki kesanggupan memikul tanggung jawab menghidupi keluarga setiap hari.

BAGIKAN