No menu items!
24.7 C
Watampone
Minggu, 7 Juni 20

KATEGORI

Perang Bone

Perang Bone Keempat Tahun 1905

Perang Bone Keempat ditandai dengan ekspedisi Belanda di Sulawesi Selatan yang dilakukan oleh Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) tahun 1905. Di mana dalam ekspedisi...

Perang Bone Ketiga Tahun 1859

Perang Bone Ketiga ditandai dengan ekspedisi balasan tentara Belanda Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger (KNIL) ke Kerajaan Bone pada tahun 1859-1860. Di mana ekspedisi sebelumnya Belanda mengalami...

Perang Bone Kedua Tahun 1825

Perang Bone adalah operasi militer yang dilakukan Belanda atas Kerajaan Bone pada Januari 1825, dan dilaksanakan oleh Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger (KNIL). Gubernur Jenderal G.A.G.Ph. van...

Perang Bone Pertama Tahun 1824

Setelah jatuhnya Kerajaan Gowa, Kerajaan Bone menjadi yang terkuat di seantero Sulawesi. Sejak awal telah merdeka dan menyebarkan pengaruh ke seluruh negeri di Sulawesi....

Latest news

Lirik Lagu Beu Puppu

BEU PUPPU Beu puppunaro kasi Tengindokku tengambokku Monrona ale-aleku Rilino makkasi-asi Pura makkoni totoku Pura makkoni jello'ku Tenginang tesselessureng Detona paccarinnae Guttuni marellung rellung Billa'ni tassiseng-siseng Ucapu campa aroku Upakkuru'na sungekku Rekko ritu wengngerangngi Indo'ku na ambo'ku Nakutudang ri...

Pappaseng Kearifan Lokal Manusia Bugis

Kearifan lokal dalam bahasa asing dikonsepsikan sebagai kebijakan setempat (local wisdom) atau kecerdasan setempat (local genius). Istilah local genius dilontarkan pertama kali oleh Quatritch...

Belanja di Warung Tetangga Wujud Kearifan Lokal Bugis

Agar pelaku usaha warung klontong dan kios tetap eksis dan dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya di tengah pandemi covid-19. Ajakan tersebut berdasarkan Imbauan Gubernur Sulawesi Selatan...

Amarah Manusia Bugis

Kami manusia Bugis adalah keturunan yang diajarkan menjaga harga diri dan martabat orang lain. Kami manusia Bugis adalah keturunan berabad-abad ditempa dengan gelombang dahsyat. Kami manusia...

Tetaplah semangat nikmati hidup tanpa kemurungan

Akhir-akhir ini kita hanya disibukkan dengan kata corona, negatif, dan positif. Kata-kata itu bagaikan ratnamutumanikam yang menghiasi langit. Bahkan kita dan dunia bagai terhipnotis...