Jangan Takut Kecewa

414

Ada banyak alasan yang membuat kita merasa kecewa, sedih, marah atau bahkan sampai stadium patah hati terhadap seseorang.

Umumnya rasa kecewa muncul karena alasan umum seperti tidak terima dibohongi, ditipu, dikhianati, diacuhkan, diduakan dan masih banyak yang lainnya.

Lantas bagaimana caranya kita keluar dari masalah sakit hati, marah, kecewa, benci bahkan muak dengan seseorang?

Apakah cukup diam saja sehingga permasalahan Anda menjadi selesai dengan sendirinya ? Tentu saja tidak.

Ada cara yang lebih murah yang bisa Anda lakukan bagaimana cara mengatasi perasaan kecewa, sedih, marah, benci dan semua rasa sakit hati yang sedang berkecamuk di dalam diri Anda. Apakah itu?

Contoh kasus dari masalah yang paling sering kita alami ketika kita berinteraksi sosial, seperti di lingkungan sekitar rumah, tempat kerja, sekolah dan tempat lainnya.

Adapun akar masalahnya pada umumnya di banyak kasus yang sering terjadi biasanya adalah tidak menghargai Anda, bersikap egois dan acuh, ingin menang sendiri, mau enak sendiri,membohongi atau menipu Anda, tidak bertanggung jawab dan yang lainnya.

Nah, untuk melupakan kekecewaan tidaklah susah apabila kita mau. Kekecewaan itu muncul karena ada masalah. Dan masalah itu kalau dikaji dengan bijak adalah sesuatu yang bisa membuat kita menjadi inovatif.

Ketika kita menghadapi sebuah masalah, bahkan mengajak kita berpikir untuk mencari solusi pemecahannya. Kadang di luar dugaan, solusi yang Anda dapatkan akan menjadi modal untuk memecahkan persoalan lain. 

Dan inilah makna sebuah masalah, karena itu, janganlah Anda takut bila menghadapi sebuah masalah. Karena masalah itu apabila dihadapi dengan bijak akan menjadi positif.

Salah satu cara yang paling murah untuk memecahkan kekecewaan, yaitu dengan mengungkapkan rasa kekecewaan itu lewat tulisan. Bahkan, suatu ketika ungkapan Anda itu bisa saja dibaca dan berguna, serta diimplementasikan orang lain.

Misal …

  1. Terima kasih, karena kau sudah membuatku kecewa, inilah hikmat berteman denganmu.
  2. Terima kasih, dulu kau butuh, setelah sukses begitu mudah menjadi sok bangga.
  3. Terima kasih, karena kau membuatku berpikir untuk mencari teman yang lebih bijak.
  4. Terima kasih, mungkin dikhianati orang lain, tak akan sesakit ini, karena dikhianati teman ibarat benalu malacui yang hidup di batang anggrek. Sakit demi kebahagiaan orang lain.
  5. Memang sangat mudah jika kita mencari teman yang bisa diajak tertawa bersama, namun ternyata sangat sulit menemukan teman yang bisa dijadikan sahabat untuk teman berbagi ketika kita sedih berduka.
  6. Benar pepatah bijak mengatan, lebih baik banyak musuh nyata, daripada satu teman yang selama ini kita percaya ternyata musuh dalam selimut.
  7. Terima kasih, karena kau sudah membuatku kecewa, membuatku bisa menulis seperti ini.
BAGIKAN