To Matowatta Riolo iyarega To Mariolota (orang-orang terdahulu/leluhur) adalah orang-orang yang “TIDAK BERSEKOLAH ” seperti kita pada hari ini yang Sarjana, Magister, bahkan sudah Doktor Tetapi mengapa orangtua kita tampaknya lebih baik, arif dan bijaksana?

*Mereka begitu kuat
*Mereka sabar
*Mereka tak pernah berkeluh kesah
*Mereka selalu bersyukur
*Mereka senantiasa berpikir positif

SEBAB MEREKA,

*“Malempu”* (Jujur)
*“De na mangoa”* (tidak serakah)
*”De na mangempuru”* (Tidak pernah iri)
*“Magetteng”* (tegas dalam kata, teguh dalam perbuatan, prinsipil)
*“Mappasitinaja”* (Yang ini pantas, yang itu tidak pantas saya lalukan)
*“Matanre siri”* (Malu jika melakukan hal-hal yang tidak sepatutnya)

Pesan leluhur yang takkan pernah pupus, tetapi saat ini ia tak hanya sirna dalam tekstual tapi menghilang di dunia kontekstual. Peradaban ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa kita pada kehidupan yang tak lagi menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan sebagaimana yang telah diwariskan leluhur kita, padahal dunia mereka tak banyak disentuh dengan akademika ilmu pengetahuan.

Mengapa mereka *SUKSES* menjalani hidupnya?

Hidup mereka,
*” MABBARAKKA “* (penuh berkah).
Orangtua kita memiliki anak yang banyak, bisa sampai 7, 10 bahkan mungkin selusin…tapi mereka tetap sabar dan tak pernah mengeluh dengan keadaan. Tak pernah berpikir jalan pintas (shortcut) untuk mencapai sesuatu.

Filosofi *“NANRE NA PEJJE “* (nasi dan garam) bukan hanya sebatas kata melainkan benar-benar terwujud dalam kehidupan nyata. Itulah sebabnya mereka *“sukses”* menjalani kehidupan yang sesungguhnya, “tak ada apa-apanya” dibanding kehidupan hari ini yang serba “wah”

Iyami ri ala sappo, getteng lempu na ada tongeng (Jadikan keteguhan, kejujuran dan ucapan yang benar sebagai pagar kehidupan).

Na resopa temmangingngi na malomo na letei pammase dewata
( Usaha yang sungguh dan sabar adalah titian akan datangnya Rahmat Allah SWT).

Aja mu mangoa nasaba iyatu ngowae sapu ri pale cappa’na
(Jangan serakah sebab ujung-ujungnya kau akan kehilangan segalanya).

Aja mualai tennia tane-tanemmu (Jangan mengambil sesuatu yang bukan bagianmu)

Semoga bermanfaat

BAGIKAN