Perjanjian Manurunge di Bone

321

Kerajaan Bone dahulu terbentuk pada awal abad ke-14 atau pada tahun 1330, namun sebelum Kerajaan Bone terbentuk sudah ada kelompok-kelompok dan pimpinannya digelar Kalula. Dengan datangnya To Manurung maka terjadilah penggabungan kelompok-kelompok tersebut termasuk Cina, Barebbo, Awangpone dan Palakka.

Sebelum pengangkatan To Manurung menjadi Raja Bone, terjadi kontrak politik berupa sumpah setia antara rakyat Bone dalam hal ini diwakili oleh penguasa Cina dengan To Manurung, sebagai tanda kesetiaan kepada rajanya sekaligus merupakan pencerminan corak pemerintahan Kerajaan Bone diawal berdirinya.

Di samping penyerahan diri kepada sang raja juga terpatri pengharapan rakyat agar supaya menjadi kewajiban raja untuk menciptakan keamanan, kemakmuran, serta terjaminnya penegakan hukum dan keadilan bagi rakyat.

Adapun sumpah yang diucapkan oleh penguasa Cina mewakili rakyat Bone yang dikenal Perjanjanjian Manurungnge / Ulu Adae Ri Manurungnge berbunyi sebagai berikut ;

ANGIKKO KURAUKKAJU RIYAAOMMIRI RIYAKKENG KUTAPPALIRENG ELOMU ELO RIKKENG

ADAMMUKKUWA MATTAMPAKO
KILAO.. MALIKO KISAWE.

MILLAUKO KI ABBERE. MUDONGIRIKENG TEMMATIPPANG. MUAMPPIRIKKENG
TEMMAKARE. MUSALIMURIKENG TEMMADINGING “

Terjemahan :

ENGKAU ANGINbKAMI DAUN KAYU,
KEMANA BERHEMBUS KESITU
KAMI MENURUT KEMAUAN

KATA-KATAMU YANG JADI DAN BERLAKU ATAS KAMI, APABILA ENGKAU MENGUNDANG, KAMI MENYAMBUT

DAN APABILA ENGKAU MEMINTA KAMI MEMBERI, WALAUPUN ANAK ISTRI KAMI
JIKA TUANKU TIDAK SENANGI
KAMIPUN TIDAK MENYENANGINYA,
TETAPI ENGKAU MENJAGA KAMI AGAR TENTRAM, ENGKAU BERLAKU ADIL MELINDUNGI AGAR KAMI MAKMUR DAN SEJAHTERA ENGKAU SELIMUTI KAMI AGAR TIDAK KEDINGINAN “

BAGIKAN